Remember the day when…(2) Si Gundul

::Remember the day when… adalah kejadian nyata yang terjadi pada saya yang kadang lucu, kadang tidak juga tapi herannya saya masih mengingatnya 😀

Suatu hari di Muenster. Saya bersama hubby dan beberapa kawannya pergi ke sebuah club. Secara hubby nggak hobi ajojing, dia memilih untuk duduk-duduk gaul di sudut ruangan sementara saya dan teman-temannya asyik ajojing. Sambil menari gaya bebek, saya sempatkan untuk berdadah-dadah kepadanya.

Setelah capek ajojing, sayapun mulai mencari mencari tempat duduk sementara teman yang lain masih terus ajojing. Karena di sebelah hubby sudah penuh, saya duduk di sudut yang lain sambil  sesekali berkode-kodean dengan bahasa  tangan ke suami, maklum musiknya kenceng banget. Tiba-tiba seorang pria mendekati saya dan berbisik sok mesra mengatakan supaya saya berhati-hati dengan pria yang berbaju hitam dan berkepala gundul yang sedari tadi berbahasa Tarzan dengan saya alias hubby. “Dia itu pasti neonazi, lihat saja penampilannya,” kata mas stranger itu membisiki saya. Sayapun antara pengen ketawa dan pengen sedih cuman mengangguk-angguk ke si mas yang sudah berbaik-hati memperingatkan saya. Masa iya neonazi istrinya orang Indonesia? Haha…Don’t judge someone dari kepalanya yang gundul deh  ya 😀

 


Advertisements

7 thoughts on “Remember the day when…(2) Si Gundul

    1. Hhihi… Sekarang dia penampilannya udah lumayan Den, dulu sukanya pake baju hitam-hitam dan kacamatanya yang model aneh bikin dia terlihat galak😅 Makanya dikira beraliran yang tidak-tidak 😂

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s