Good to be back here again, Mallorca – Part 3

Wow! Maaf, ternyata cukup memakan waktu lama juga untuk posting bagian yang ketiga ini. Why oh why, simple answer, karena saya lupa! Hihi… Kirain utang postingan Mallorca sudah lunas tapi ternyata masih kurang satu.

Ini postingan terakhir tentang trip ke Mallorca bulan Mei kemarin ya… sambungan dari yang bagian pertama dan kedua. Di postingan terakhir ini akan saya tulis juga tips-tips berguna yang bisa dipakai bila berlibur di pulau Mallorca.

Jadi kami ceritanya sudah berada di kota tujuan terakhir kami, Alcudia nih… Berikut ini adalah tempat yang wajib dikunjungi saat berada di Alcudia:

Playa de Alcudia

Pantai yang paling dekat dengan hotel kami,adalah Playa de Alcudia. Pantainya buat saya membosankan, hanya pasir memanjaaaang, tidak ada pohon-pohonnya. Cocok banget deh untuk yang suka sun tanning.

Untuk menuju ke pantai ini, kami cukup jalan kaki saja dari hotel, melewati arena kuda pony dan bouncy castle yang selalu menjadi tujuan kami setelah pulang dari pantai. Selain itu banyak toko-toko dan cafe di sepanjang jalan yang bikin saya rajin jalan ke pantai meskipun pantainya membosankan 😀

Berikut ini foto-foto dari Playa de Alcudia:

2891

2892

2894

Cala San Vicente/ Cala Molins

Pantai Cala San Vicente  lumayan jauh dari hotel kami, around 1 hour by car. Tapi it’s worth to visit, pantainya indah dan bening. Di dekat pantai itu terdapat banyak hotel dan yang menurut saya paling outstanding bangunannya, karena berada tepat di tepi pantai adalah hotel Grupotel Molins.

2865

2870

2866

Karena di Cala san Vicente, meskipun view-nya bagus, nggak asyik buat leyeh-leyeh di atas pasir, kamipun lalu mencoba menelusuri lebih lanjut area sekitarnya. Ternyata tak jauh dari sana, hanya mengikuti jalan utama dengan jalan kaki, kami menemukan pantai yang layak untuk disinggahi (baca: ditiduri) yaitu pantai Cala Molins.

cala molins.jpg

Begitu pak suami dan Flipper mulai ganti baju renang dan segala propertinya, sayapun mulai pasang posisi buat baca buku. Oh iya, salah satu buku yang saya baca selama liburan adalah ‘The Curious Incident of the Dog in the Night-Time’. Keren abis ceritanya! Saking kerennya, sekali baca langsung habis. Berikut linknya dan check review-nya di Amazon deh, siapa tahu tertarik

.//ws-eu.amazon-adsystem.com/widgets/q?ServiceVersion=20070822&OneJS=1&Operation=GetAdHtml&MarketPlace=DE&source=ac&ref=tf_til&ad_type=product_link&tracking_id=zbethz-21&marketplace=amazon&region=DE&placement=0099470438&asins=0099470438&linkId=91727d7a8c07da4bd5fe97cb91355071&show_border=false&link_opens_in_new_window=true&price_color=333333&title_color=0066c0&bg_color=ffffff

Oh iya, waktu jalan kaki menuju Cala Molins, dari atas kami sempat melihat sesi pemotretan wedding (kalau di Eropa biasanya bukan pre-wedding tapi post-wedding ceremony). Pasangannya nyemplung di laut pake pelampung. Seru deh! sayangnya saya nggak bawa lensa tele jadi ya cuman kelihatan kecil di fotoku tapi lucuk ah!

2876

2877s
Flipper main air di Cala Molins.
cala molins bobok
Lalu bobok. Air dan angin laut memang bikin ngantuk ya 😀

Necropolis de Son Real

Kali ini meskipun ada pantainya, tapi bukan untuk bermain atau berjemu, melainkan mengunjungi kuburan. Necropolis de Son Real adalah kuburan jaman purbakala yang terletak di sepanjang pantai di kota Can Picafort, sekitar 15 km dari hotel kami. Luas komplek kuburan ini sekitar 1000 m2 dimana terdapat lebih dari 400 pemakaman dengan sekitar 130 batu nisan besar.

Untuk menuju Necropolis de Son Real dari hotel kami, akses terdekat adalah naik mobil sampai depan kantor info turis khusus untuk necropolis tersebut lalu dilanjutkan dengan jalan kaki atau naik sepeda sepanjang 2 km (4km pp) untuk sampai ke komplek pekuburan di pinggir pantai.

Saat itu kami agak sial karena kurang info, menyangka akses mobil bisa sampai lokasi kuburan dan kesialan kedua, saat kami tiba di kantor info, mereka sedang tutup sehingga tidak bisa menyewa sepeda yang disediakan untuk pengunjung. Ya sudahlah, akhirnya kami jalan kaki saja. Lumayan ya apalagi saat itu saya puasa. Tapi begitu sampai lokasi, segala kecapekan hilanglah…It’s worth it.

Profil Necropolis de Son real bisa dilihat di sini.

2788s
Jalan menuju Necropolis.

2799s

2793s

2801s
Komplek Pekuburan.
2803s
Komplek pekuburan.

 Alcudia Old Town

Paling asyik pergi ke old town ini waktu sore hari, kita bisa strolling di sepanjang jalanan berbatu kota tua ini lalu berlanjut dnegan makan malam di salah satu restauran yang cantik-cantik di sana.

Mau shopping di sini juga monggo, lebih banyak üilihannya dari toko-toko di sekitar hotel yang kebanyakan hanya menjual souvenirs.

2886

2880

alc oldtown

Cap de Formentor

Last but not least, the magnificient Cap de Formentor. Pada kunjungan pertama kami ke pulau Mallorca pada tahun 2010, kami sudah mengunjungi tempat ini dan sangat terpesona sehingga kali ini kami memutuskan untuk kembali lagi ke sana. Setelah sekian tahun, ternyata lumayan banyak juga bedanya. Bukan di pemandangannya melainkan pengunjungnya.

Sebelumnya, perlu dijelaskan dulu apakah Cap de Formentor ini. Cap de Formentor yang artinya ujung Formentor berada di atas pegunungan Serra de Tramuntana yang berada di ujung utara pulau Mallorca. Di ujung sini terdapat mercu suar angin yang meskipun tidak terbuka untuk umum tapi area luarnya terbuka untuk umum dan inilah yang membuat Cap de Formentor terkenal karena pemandangan ynag menarik dari atas sana.

Dulu, saya bisa dengan bebas foto-fotoan di lokasi karena saat itu selain kami hanya ada 1-2 pengunjung lain di sana dan parkirpun pun easy peasy. Kali ini, untuk menuju kesana, pas sudah hampir sampai ke ujung, macetnya minta ampun dan parkirpun susah karena penuh dan medan jalannya yang sempit dan berliku-liku tidak memungkinkan untuk parkir sembarangan. Mau foto juga nggak bisa leluasa saking banyaknya manusia, mengingatkan saya dengan suasana lebaran di puncak Borobudur.

nn
Jaman masih langsing, di Cap de Formentor tahun 2010 😀
cap de f
dan foto aktul, ambil nafas panjang dulu sebelum sampai puncak Formentor 😀

Berikut ini pemandangan dari lokasi mercu suar Cap de Formentor:

2861

2859

2856

Dan demikianlah, trip kita berakhir di sini, nggak ada ynag bagian empat ya… Ini udah taman 😀 Semoga berkenan dan bila pengen lihat foto-foto Mallorca ynag lain, bisa check di album Flickr saya di sini.

Berikut ini tips saya kalau ada yang mau main ke Mallorca:

  1. Kalau waktu liburannya panjang, disarankan tidak stay di satu kota saja. Sewa mobil sangat dianjurkan untuk yang mau pindah-pindah kota di pulau Mallorca.
  2. Kalau liburnya sebentar, ya tinggal di satu kota saja. Di dalam satu kota, di Mallorca, selalu terdapat banyak sudut yang menarik untuk dikunjungi.
  3. I’m not sure about public transport tapi kalaupun tidak menyewa mobil sendiri, tidak ada kendala untuk jalan-jalan ke tempat yang agak jauh karena di sana terdapat banyak jasa short tour dengan biaya yang terjangkau.
  4. Pantai-pantai di Mallorca termasuk children friendly, tidak ada ombak gedenya dan selalu ada baywatch-nya. Tapi tetap ya, kalau sama anak-anak sebaiknya selalu waspada. Flipper selalu bawa ban pelampung atau pake arm floats kalau ke pantai.  Kapan itu di koran ada berita tentang  ibu dan anak terbawa arus sampai jauh di atas pelampung unicorn mereka, di Mallorca, sampai helicopter dikerahkan untuk menyelamatkan mereka. Critanya mereka ketiduran… Kok bisa ya? Untung nggak ada yang kecemplung ke laut.
  5. Harga payung dan 2 bangku yang disewakan di pantai-pantai di Mallorca bervariasi. Mulai dari 25€ sampai 40€ sehari. Selama dua minggu di Mallorca, kami hanya sekali sewa payung, selebihnya berteduh di bawah tebing atau bawah pohon.
  6. Makanan di mallorca enak-enak tapi menurut saya kurang pedes dan unlike di negara lain yang bisa dengan gampang mendapatkan cabe, di Mallorca saya tidak menemukan cabe sebijipun. Tips: bawalah saos cabe!
  7. Meskipun banyak pantai yang letaknya nyempil di pedalaman, somehow selalu terdapat decent parking area di dekatnya.
  8. Jangan lupa nggembol makanan kalau mau jalan, apalagi kalau ada anak kecil. Kalau pas di kota sih nggak masalah. Tidak semua pantai menyediakan tempat makan atau sekedar kios. Bekal wajib kami adalah pisang, apel dan air putih.
Advertisements

5 thoughts on “Good to be back here again, Mallorca – Part 3

  1. Apik ya Mallorca ini. Jadi pengen ke sana. Klo winter gitu dia ikut men dingin Beth? Lagi cari2 tempat libur pas winter ini tapi di sekitar Eropa tapi yg anget 😅 kepikiran Malta, tapi Mallorca kok apik. Ada saran?

    Like

    1. Kata temenku yang setahun bisa 4x ke Mallorca, winter di sana ‘cuman’ sekitar 15 decel-an Den 😀 Dan saranku kalau buat winter mending mengunjungi Mallorca yang bagian barat dan utara karena di sana old town-nya lebih cantik dari pada bagian timur dan selatan. Coba deh check kota Soller, Deia dan Palma.

      Like

  2. Wah the curius insident mmg asyik beth! sdh baca itu buku bbrp thn yg lalu! dan tipps bawa saus sambal bikin ikke bhahahhahaha sekalian kecap dan cabe rawit saja beth lebih afdol! 😂😂 hast sehr gut geschrieben 👍🏼👍🏼

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s