Random Sunday – Di Sekitar Sini Saja

 

999A7246-1es
Fotonya nggak nyambung gapapa ya… kan random photo yang diambil 😀
Kapan itu pas nganter Flipper ke TK, saya ketemu dg seorang bapak yang sering saya lihat di playground, main dengan anaknya yg satu TK dengan Flipper tapi beda kelas. Si bapak tadi nyangklong roller yang menurutku pretty cool. Secara roller-nya Flipper udah kekecilan, saya nanya dong itu roller mereknya apa dan anaknya umur brp (faktor ukuran roller-nya). Eh lah ternyata si bapak ini mikir lama pas ditanya umur. Akhirnya dengan ragu-ragu dia menjawab: I think she is five…😅 #men #dad

Jadi biasanya anak- anak tetangga suka ngebel trus bertanya si Flipper mau keluar main nggak sama mereka? Tapi  beberapa hari yang lalu ada anak umur 5 tahunan, ngebel untuk pertama kalinya di rumah kami dan bertanya dengan sopannya, “Apa aku boleh mengajak anak perempuanmu keluar?” Aaaaw… yang terpesone emaknya 😄

Enaknya jadi pelanggan online shops adalah, ketika ulang tahun kita bisa dapat banyak voucher discount dari banyak olshop untuk belanja hihi… Lalu dari keluarga jauh biasanya dapat hadiah duit. Pas lah ya… #pengenultahterus

Advertisements

Remember the day when…(2) Si Gundul

::Remember the day when… adalah kejadian nyata yang terjadi pada saya yang kadang lucu, kadang tidak juga tapi herannya saya masih mengingatnya 😀

Suatu hari di Muenster. Saya bersama hubby dan beberapa kawannya pergi ke sebuah club. Secara hubby nggak hobi ajojing, dia memilih untuk duduk-duduk gaul di sudut ruangan sementara saya dan teman-temannya asyik ajojing. Sambil menari gaya bebek, saya sempatkan untuk berdadah-dadah kepadanya.

Setelah capek ajojing, sayapun mulai mencari mencari tempat duduk sementara teman yang lain masih terus ajojing. Karena di sebelah hubby sudah penuh, saya duduk di sudut yang lain sambil  sesekali berkode-kodean dengan bahasa  tangan ke suami, maklum musiknya kenceng banget. Tiba-tiba seorang pria mendekati saya dan berbisik sok mesra mengatakan supaya saya berhati-hati dengan pria yang berbaju hitam dan berkepala gundul yang sedari tadi berbahasa Tarzan dengan saya alias hubby. “Dia itu pasti neonazi, lihat saja penampilannya,” kata mas stranger itu membisiki saya. Sayapun antara pengen ketawa dan pengen sedih cuman mengangguk-angguk ke si mas yang sudah berbaik-hati memperingatkan saya. Masa iya neonazi istrinya orang Indonesia? Haha…Don’t judge someone dari kepalanya yang gundul deh  ya 😀

 


Remember the day when…(1) Shopping Heboh

::Remember the day when… adalah kejadian nyata yang terjadi pada saya yang kadang lucu, kadang tidak juga tapi herannya saya masih mengingatnya 😀

 

Hari itu saya ada appointment dengan dokter kandungan saya di Berlin. Secara tempat prakteknya di daerah shopping, sebelum ke tempat prakteknya saya mampir dulu ke toko kosmetik langganan saya karena pelembab wajah pas habis. Saat itu tidak terlalu banyak pembeli di toko itu, hanya ada saya dan dua wanita lainnya. Setelah saya menemukan pelembab yang saya butuhkan, sayapun segera membayar dan pergi. Tiba-tiba di luar toko, seorang pria yang memang sudah berdiri di dekat pintu masuk ketika saya baru datang tadi mencegat saya dan bilang dalam bahasa Jerman yang artinya begini: saya suka deh dengan wanita yang tahu dengan apa yang dia butuhkan…

Saya berhenti dan menatapnya kebingungan sambil bertanya apakah dia ngobrol dengan saya? (karena memang tidak ada orang lain di sekitar situ selain kami berdua).

Dia tertawa dan mengangguk.

Eh masnya lagi flirting atau gimana ini? Batin saya masih bingung (alias geer :D).

Lalu masnya itu, dengan dagunya, menunjuk seorang wanita dengan keranjang belanjaan penuh yang masih mondar-mandir di dalam toko kosmetik, “dia nggak tahu apa yang dia butuhkan.”

“Mmm…keranjangnya penuh tuh mas…” balas saya mengkoreksi.

“Ya, tapi setelah ini dia akan membongkar lagi semua yang ada di keranjangnya, memilih-milih lagi mana sebenarnya yang mau dia beli.”

“Oh.”

“Makanya saya mending menunggu di luar sini,” lanjut si mas lesu, “memalukan dan buang-buang waktu saja.”

Sayapun cekikikan dan berlalu sambil bilang ‘good luck ya mas!’ 😀